
MANADO, POPAYATONO.COM – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Koperasi dan UMKM, melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan bagi 87 pengurus Koperasi Merah Putih yang ada di Kota Manado.Kegiatan ini dibuka Wakil Walikota Manado Richard Sualang, selasa (09/12/25), di Hotel Grand Puri Manado.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan Akta Notaris dan kartu BPJS Ketenaga kerjaan oleh Wakil Walikota Manado kepada seluruh pengurus Koperasi Merah Putih.
Dalam arahannya, Wakil Walikota Richard Sualang mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan langkah maju bagi kota Manado yang bisa mengimplementasikan program Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat lewat pembentukan koperasi merah putih, dimana telah di di dirikan 87 koperasi di setiap kelurahan.
Wawali Sualang juga menegaskan bahwa pengurus koperasi telah mendapatkan kepastian hukum lewat pendirian akte notaris, dimana ini menandakan pendiriannya telah Sah dimata hukum.
” kegiatan ini disuport penuh oleh Walikota Manado Andrei Angouw. Ia menginstruksikan agar seluruh pengurus koperasi Merah Putih untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” sebut Sualang.
Wawali RS juga menyampaikan tujuan pendirian koperasi ini, untuk mengolah dan menggerakan perekonomian masyarakat, dan itu tugas dari pengurus, pengawas dan anggota koperasi yang merupakan tanggung jawab bersama.

” harapannya lewat diklat ini roda koperasi segera berjalan baik, agar hasilnya bisa dinikmati masyarakat. Mari sukseskan program Presiden Prabowo Subianto,” tegas Sualang.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Manado Toni Mamahit menyampaikan, kegiatan ini merupakan tahapan dalam pembentukan koperasi merah putih, berupa pelatihan bagi pengurus, agar supaya mereka mendapat pengetahuan tentang perkoperasian sehingga kedepan saat pelaksanaan operasionalnya sudah bisa melaksanakan dengan lancar karena telah melewati tahapan pelatihan.

” Pelaksanaan kegiatan diklat ini selama 3 hari, dimana setiap pengurus koperasi mengutus 1 perwakilan,” jelas Mamahit.
Program Koperasi Merah Putih, merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk menggerakan ekonomi kerakyatan.(***/ADV)







