
Manando,POPAYATONO.COM- Pemerintah Kota Manado melalui Wali Kota Andrei Angouw mengikuti Zoom Meeting bersama Depdagri di Ruang Toar Lumimuut (Tolu) Kantor Wali Kota Manado. Kamis,(01/12).
Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Dalam Mengantisipasi Momentum Natal dan Tahun Baru(Nataru). Hadir dalam kegiatan ini Mendagri, Menkes, Menteri Pariwisata secara daring, Pejabat Kementerian dan Lembaga serta para pejabat negara terkait, Gubernur dan Walikota Bupati se Indonesia.

Sementara pada kegiatan ini hadir Ketua DPRD Manado Dra. Aaltje Dondokambey M.Kes.,Apt, Asisten serta para Kepala SKPD. Kegiatan zoom meeting ini terlaksana dalam Koordinasi Kesbangpol Manado dibawah kendali Kaban Sonny Takumansang.
Setelah acara pembukaan Mendagri Tito Karnavian memaparkan materi sehubungnan dengan rapat Koordinasi ini. Diawal pemaparan ikut disampaikan soal antisipasi bencana terutama yang sudah dan sedang terjadi dibeberapa daerah di Indonesia.
Juga soal hadapi Nataru ikut disampaikan soal masalah transportasi baik darat, laut maupun udara karena mobilitas masyarakat akan tinggi dimana hal ini harus disiapkan bersama. Mendagri menambahkan bahwa Nataru juga ada potensi kenaikan bahan-bahan pangan, demikian soal dengan masalah keamanan serta antisipasi soal kerawanan kamtibmas.

Menurut Mendagri, kata kunci adalah SINERGI antar stake holders sehingga harapan setelah rapat ini dulaksanakan rapat didaerah dengan stake holders untuk mengantisipasi segalah sesuatu hadapi Nataru. “Rapat soal kebencanaan dan hadapi Nataru menjadi hal penting untuk dilaksanakan didaerah,” kunci Mendagri.
Ikut menyampaikan materi adalah Wakil Menko Polkam Lodewik Paulus yang ikut menyampaikan arahan Bapak Presiden dalam kaitan dengan bencana dan menghadapi Nataru. Selanjutnya materi tambahan pihak BMKG sehubungan dengan bagaimana menghadapi situasi bencana.

Setelah pemaparan dari BMKG disampaikan materi oleh Menteri Kesehatan terutama antisipasi masalah kesehatan termasuk mempersiapan Pos Pelayanan Kesehatan di setiap Provinsi, Kabupaten dan Kota.
Menteri Pariwisata menyampaikan dua hal yakni trend wisatawan hadapi nataru serta stretegi menghadapi Nataru. Ikut disampaikan soal penyiapan rest area yang digunakan dalam perjalanan wisatawan. Pembicara lainnya adalah Ketua Basarnas dan pejabat terkait lainnya sehubungan dengan antisipasi bencana dan kesiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru.(***/ADV)







